Pages

Tuesday, 21 May 2013

Persaudaraan itu Mahal..


Manusia memang hidup dalam keeragaman yang tak luput dari ras-ras yang berbeda juga. Inilah yang dialami oleh kebanyakan keanegaram manusia. Tak jauh dari itu manusia juga mempunyai persatuan apalagi dalam hal rasnya masing-masing.
Inilah sebagian pengantar untuk mengetahui perbedaan dalam hayati, tak luput dari semua itu manusia juga mempunyai sifat yang anggun yaitu satu tubuh dalam persaudaraan, hal ini diibaratkan dalam islam sebagai bangunan yang kokoh saling melengkapi satu sama lain dan menjaga dari berbagai ancaman dari yang lain.
Kisah inspiratif tentang  keberagaman akan diulas dalam kisah seharian dalam canda tawa dan kesedihan yang dialami dalam keseharian kita. Waktu saya bermain futsal dalam lingkungan orang-orang pemalang atau dalam bahasa sekarang adalah komunitas orang pemalang yang bernaung dalam Universitas Islam di Semarang.
Persaudaraan yang erat, membanggakan dan mengharukan. Sudah sekian lama saya merasa bahwa diri saya bukan termasuk bagian dari keluarga komunitas Pemalang yang ada di Semarang, ini yang menjadikan saya kangen dengan keberagamaan yang ada dalam sebuah ras etnis dalam suatu keberagamaan.
Dalam surat al-Imran Allah menjelaskan dengan jelas makna persaudaraan dalam muslim:
3:103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

Allah dalam firman di atas menjelaskan bahwa keberagaman kita akan menjadikan persaudaraan semakin kukuh saling mengerti satu sama lain dan merasakan susah senang bersama. Persaudaraan dalam muslim merupakan nikmat tersendiri. Karena kita merasakan kedekatan satu sama lain yang berusaha untuk memahami dalam keberagaman tersebut.
Tidak jauh berbeda dengan Indonesia yang menganut asas “BHINEKA TUNGGAL IKA” walaupun berbeda-beda tapi tetap dalam satu jua. Kenyataan ini tidak dapat dipungkiri bahwa keberagaman “diversity” memang ada dan merupakan suatu nikmat.
Maka janganlah takut akan perbedaan dan keberagaman dalam hidup karena semuanya merupakan suatu kenikmatan yang Allah berikan terhadap manusia. Hal inilah yang melandasi akan keimanan manusia, semakin kuat persaudaraan seseorang maka akan menjadikan pribadi yang semakin bersyukur akan nikmat Allah yang telah diberikan. Wallahua’lam.... Semoga Bermanfaat..
Jum’at 9 maret 2012 at Asem Rowo 01:13 am

0 komentar:

Post a Comment