Malam
itu pertemuan aku denganmu, pertemuan yang tidak aku sangkakan, pertemuan suatu
hal yang membuatku tidak ingin melupakannya. Basuhan air suci itu
mengantarkanku bertemu denganmu, bertemu dengan kesucian diri, hati dan pikiran
membina satu hal yaitu sebuah perjuangan. Kau bisikkanku kata yang membuatku
merinding, menerawang dalam keheningan malam, kau bangunkanku dengan kata indah
itu, aku merasa dingin, sejuk nan gembira dengan bisikan itu.
Aku tak
bisa melupakan pertemuan itu, jika aku bisa memutarkan waktu, aku ingin
mengulang pertemuan itu dan bertemu denganmu. Kala itu aku sangat ingat dan tak
bisa aku lupakan, aku cium tanganmu dan kau cium tangan serta keningku. Bagaikan
kisah orang tua/guru merestui sang anak, bagaikan kesejukan perjuangan yang
diridhoi, aku berbalut gembira dan penasaran akan hadirmu. Aku tunggu kau dalam
pertemuan selanjutnya namun kau tak hadir dan mengunjungiku lagi, serasa tak
pantas namun ingin ku ulang kembali pertemuan itu. Pertemuan antara aku dan kau
serasa begitu mesra dalam ikatan ridho Ilahi.
Saat
itu aku merasa bahwa diriku bukanlah aku karena aku bertemu denganmu, saat
itupun aku merasa bahwa tak pantas aku bertemu dengan kesucianmu apalagi kau
bisikkan kata itu, tak bisa aku mengingat kapan waktu itu tapi tak bisa aku
lupakan pertemuan itu. Bisikan itu terasa dingin merinding telingaku, ya
bisikkan itu adalah bisikan HAUQALAH. Bisikan yang aku rindukan
tapi tak sanggup aku memandang wajahmu karena begitu sucinya dirimu. Aku rindu
padamu duhai pembisik HAUQALAHku. Ofan.
Berikut
lirik letto yang menggambarkan pertemuan itu:
Letto, Lirik Lagu Bunga Di Malam Itu
Malam itu lah malamku
Ketika aku bertemu denganmu
Dalam hati ku tersedu
Tanganku tergenggam menahan haru
Mataku tak lepas darimu
Walaupun ku sendiri ragu
Reff:
Bunga menebar sejuk wewangian malam itu
Ku tak mampu menahan rasa yang tak menentu
Lalu muncullah rasa di dalam benakku
Ku tak pantas memandangi wajahmu
Rindu itu belum hilang
Walau pertemuan itu terkenang
Dalam hatiku berdoa
Jangan sampai aku pernah terlupa
Padamu penjaga hidupku
Tak
pernah meninggalkan aku






0 komentar:
Post a Comment