Belajar mengerti arti cinta memang masih sedikit susah melupakan kisah lama dalam balutan kenangan. Pada hakikatnya manusia tidak bisa melupakan kenangan apalagi kenangan indah, belajar melupakan malah menambah keharuan di dalamnya yang ada tambah sakit apalagi cerita ketika putus. Cerita ini sudah lama malah menjadi haru jika diingat, sebenarnya yang harus dilakukan adalah memulai aktivitas baru biarkan kenangan cinta mengalir, karena cinta itu suci tak bisa dipaksakan dan tak bisa dimaknai kepuasan sendiri tapi kepuasan bersama Kahlil Gibran mengatakan bahwasanya cinta itu kesesuaian jiwa. Sedangkan banyak yang mengatakan cinta itu mengalir apa adanya, memang jika ditelusuri lebih dalam keindahan cinta itu ada dan indah saat ada kesesuaian, jika salah satunya hanya mencintai maka akan terjadi sakit di dalam hati, kalau sudah seperti ini harus berani menghadapi kenyataan. Jangan hanya terdiam dan melongo dengan kenyataan, Tapi doa itu bisa menyembuhkan dan serahkan semuanya kepada Tuhan yang memberikan cinta, bukan pasrah, karena itu merupakan keputus asaan yang jelek.
Cinta itu dimaknai sulit kalau kita terlalu memaksakan cinta tersebut. Pada kenyataannya cinta memang tulus, tulus dalam artian mau menerima kekurangan bukan hanya kelebihan, kalau hanya menerima kelebihan itu namanya sandiwara cinta. Jadi bagi para sobat yang sedang dirindu makna cinta belajarlah dengan cinta itu nikmati kesuciannya dengan ketulusan bukan sandiwara. Wallahualam... Terima kasih.
Photo: Faza Muttaqin dan Lina Oktaviana saat menikah. Happy Wedding.






0 komentar:
Post a Comment